Do(n’t) Judge a Book by its Cover

Standard
New books :-)

New books🙂

Toko buku adalah tempat favorit gue selain bioskop. Biasanya kalo pergi ke mall, gue pasti mampir ke toko buku buat ngeliat-liat ada buku baru apa aja di sana. Makanya setiap kali diajak jalan sama temen ke mall, gue pasti memilih mall yang toko bukunya besar dan lengkap atau yang koleksi buku barunya up-to-date. Beberapa toko buku yang jadi favorit dan sering gue kunjungi antara lain Gramedia Grand Indonesia, Gramedia Plaza Semanggi, Gramedia Matraman, Books & Beyond Plaza Semanggi, dan Periplus Pondok Indah.

Kemarin sehabis pulang kerja, gue mampir ke Plaza Semanggi. Gue menyambangi dua toko buku yang ada di sana, Books & Beyond dan Gramedia. Walaupun Books & Beyond ini kecil dan letaknya di open space di depan Centro, koleksi buku-buku impornya lumayan lengkap dan bikin gue laper mata pengen beli semua buku yang ada di sana.

Berhubung gue nyadar diri dengan hobi nonton dan beli buku yang udah diatur bujetnya tiap bulan, ya keinginan untuk memborong buku-buku di Books & Beyond tentu aja nggak bisa dilaksanakan. Anyway, kemarin gue beli How to Win Friends & Influence People karangan Dale Carnegie. Harga aslinya Rp 85.000 tapi karena gue punya member card jadi dapet diskon 10% dan harganya jadi Rp 76.500.

Dulu gue pernah baca buku serupa yang berjudul How to Win Friends & Influence People for Teen Girls karangan Donna Dale Carnegie (putrinya Dale Carnegie). Buku itu gue beli jaman SMA kalo nggak salah, dan sekarang sepertinya masih ada di salah satu kardus penyimpanan buku lama gue di rumah. Gue sangat terkesan dengan buku itu dan pas ngeliat versi predecessornya, gue nggak pikir panjang dan langsung beli.

This is one of the best books about public speaking and human relations skills. Beli buku ini ibaratnya investment buat gue, supaya makin ngerti gimana caranya ngadepin orang dan memperlakukan mereka dengan sebaik mungkin. Bukan berarti selama ini gue nggak bisa memperlakukan orang dengan baik, tapi komunikasi itu ada seninya. And the art of communication is often hardly understood, because we need to read the inaudible signs like body language and facial expressions. Hence, buying this book is a must for those who want to improve such skill.

Puas ngeliat-liat beragam rak buku di Books & Beyond, gue mampir nonton. Film yang gue tonton adalah Broken City, membosankan dan mengecewakan. Untuk mengobati kesuntukan gue sehabis nonton film itu, gue mampir ke Gramedia di ground floor. By the way, lift menuju GF nggak berfungsi dengan baik, jadi gue harus ke UG dulu buat kemudian pindah ke lift yang waras. Heuh!

Di Gramedia, ada lebih banyak buku dan gue betah berlama-lama di sana. Selain ngeliat daftar buku baru, gue juga merhatiin tren buku yang terbit belakangan ini. Dulu gue suka banget baca novel, tapi entah kenapa sekarang gue nggak terlalu tertarik dengan novel. Apalagi pas kemarin gue liat koleksi novel dari berbagai penerbit. Kok nggak ada yang menarik ya?

Novel-novel terbitan Gramedia banyak yang berkulitas, tapi covernya bikin gue nggak tertarik buat beli. They need to hire the right guys to design eye-catching book layouts. Sementara novel-novel GagasMedia agak terlalu abege bagi gue. Atau emang gue yang udah ketuaan dan nggak cocok untuk novel-novel jaman sekarang ya? Selain dua penerbit besar itu, gue ngeliat beberapa novel dari penerbit lainnya. Kebanyakan novel terjemahan yang masih kasar penerjemahannya atau covernya bikin sakit mata. Ada juga novel kokoreaan. Ini sebutan gue untuk novel genre K-pop dan Korean fanfic. Gue emang suka Korea, tapi gue nggak suka baca novel jenis beginian. Sering kali ceritanya kelewat daydreaming dan alurnya terlalu predictable.

Pada akhirnya, seksi rak buku yang sanggup membuat gue berlama-lama adalah buku-buku traveling dan nonfiksi. Gue pun membeli The Naked Traveler 4 karangan Trinity dan My Life as Actor karangan Haqi Achmad. Keduanya gue beli karena gue anggap menarik secara konten dan desain covernya pun keren, nggak bakalan bikin gue malu kalo mau baca buku-buku itu di tempat umum.

Selain jadi pertimbangan untuk membeli, cover buku juga kadang-kadang menghibur gue. Macem-macem deh cover buku terbitan jaman sekarang, ada yang terkesan serius, ada juga yang terkesan ngelawak. Contohnya beberapa cover buku yang gue temuin waktu mampir ke Gramedia Grand Indonesia bulan lalu berikut ini.

Those titles are thought-provoking!

Those titles are thought-provoking!

Whoever designed this book cover is definitely smart :-)

Whoever designed this book cover is definitely smart🙂

So true, hahahaha :-D

So true, hahahaha😀

This is what you get when trying so hard to be funny~

This is what you get when trying so hard to be funny~

Epic! LOL xD

Epic! LOL xD

Gimana cover buku-buku itu menurut lo? Lucu-lucu kan? Yang paling bikin gue ketawa ngakak sih yang ada gambar Soeharto. Yang ngedesain itu kocak banget, kok bisa kepikiran bikin cover dan tulisan begitu, hahahaha~

When talking about cover, although many people say, “don’t judge a book by its cover”, gue adalah salah satu yang berpendapat sebaliknya. A good quality book should be presented by a good quality cover. A book cover affects my decision in buying. Besides, what’s the purpose of publishing a book if it doesn’t tickle bookworms to buy it? A good cover is a must then.

Sekian cerita gue tentang buku-buku yang baru gue beli kemarin. What about you? Buku apa yang terakhir kali lo beli dan baca? Share your story, too~

Bookstores Directory at Plaza Semanggi

Books & Beyond
Kawasan Bisnis Granadha
Upper Ground Floor-Everbest Corridor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 50
Jakarta Selatan
Telephone
021-25536493

Operating hours
Monday – Sunday
10.00am – 10.00pm

Toko Buku Gramedia
Plaza Semanggi Lt. GF
Kawasan Bisnis Granadha
Jl. Jend. Sudirman Kav. 50, Jakarta 12930
Telp. (021) 255 393 71 – 72
Fax. (021) 255 393 74

Operasional Toko:
10.00-21.30 ( Senin-Minggu )

4 responses »

  1. klo diliat dari kover bukunya, tan-tan itu adventurer, doyan humor, suka kumpul-kumpul, suka tantangan baru, sama seneng doyan mikirin lagi hal-hal yang baru ditonton (sotoy) wkwkwkkwkwkw

    • @Chan-chan: aku baru tau nick yang kamu pake buat blogging ini.. hmm.. unik juga🙂
      Deskripsi kamu itu bener.. tapi aku anggep itu bukan dari tebakan cover buku-buku yang aku pegang, soalnya kamu kan udah kenal aku lama, hahaha😀

    • @p49it: iya, aku juga mikir gitu.. kenapa ya mereka ga mikirin covernya itu? jadul banget lho kesannya.. kan sayang kalo buku bagus-bagus isinya tapi ga ada yang beli karna keburu ilfeel sama covernya:-/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s