Watching Fireflies in Kampung Kuantan

Standard

kuan1

Selepas makan malam yang lezat di Riverview Seafood Restaurant, kami meneruskan perjalanan ke Kampung Kuantan. Agenda acara kali ini adalah melihat kunang-kunang yang berkelap-kelip! Sudah lamaaaaaa sekali saya nggak melihat kunang-kunang.

Dulu sewaktu kecil, saya pernah sekali melihat kunang-kunang di kampung saya di Muara, Sumatra Utara. Namun kini sudah nggak ada lagi kunang-kunang di sana.

Di kampung saja sudah nggak ada, apalagi di Jakarta? Wah, jangan harap bisa melihat kunang-kunang di tengah banyaknya gedung bertingkat dan komplek perumahan di sana.

kuan3

Bersama Devi, Rika, dan Syauqie, saya beruntung menjadi yang pertama naik perahu untuk menyusuri sungai. Kami begitu girang melihat kunang-kunang yang berkumpul di pepohonan di pinggiran sungai. Kawanan hewan itu bersinar kelap-kelip begitu cantik, membuat barisan pohon yang ada di kanan-kiri kami terlihat seperti pohon natal.

Untuk menikmati pemandangan indah kunang-kunang ini, pengunjung dilarang memotret dengan flash karena kunang-kunang bisa kabur karena kilatan cahaya. Kalau kunang-kunang terganggu, lambat laun mereka bisa menghilang dari sana.

Makanya aturan ini diberlakukan dengan ketat di Kampung Kuantan. Selain itu, pengunjung juga dilarang menangkap dan membawa pulang kunang-kunang meski hanya seekor. Bila kedapatan melanggar, bisa didenda ribuan ringgit lho!

kuan4

Meskipun tidak bisa memotret, saya sangat senang bisa melihat kunang-kunang lagi. Rasanya seperti melihat sebuah harapan yang bersinar-sinar gemerlap. Saya berharap suatu saat nanti bisa melihat kunang-kunang lagi di sini…dan mungkin di Jakarta. Semoga saja ya~

Dari Kampung Kuantan, kami menuju ke hotel terakhir tempat kami menginap selama program My Selangor Story 2013. Hotel tersebut adalah Vivatel, sebuah hotel butik terbaru yang berlokasi di Kuala Lumpur.

viv2

Vivatel menyambut kami yang baru tiba larut malam. Manager dan para staf hotel dengan sigap melayani keperluan kami yang sudah berwajah lelah. Kami diberi kunci kamar agar bisa beristirahat segera. Tur hotel akan dilakukan besok pagi sebelum kami check out, sehingga kami bisa lebih leluasa istirahat dan tidur.

Huda sibuk memotret :)

Huda sibuk memotret🙂

Meski begitu, sebagai blogger, kami nggak mungkin melewatkan kesempatan untuk memotret interior hotel baru yang mewah itu. Objek foto utama tentunya kamar kami masing-masing.

Hmm, kami mendapatkan kamar yang bagus bertema Water (Air). Dengan nuansa biru yang nyaman dan tempat tidur yang empuk, kami pasti akan tidur dengan nyenyak di sini.

viv4

viv5

Memikirkan besok sebagai hari terakhir My Selangor Story, saya jadi sedih. Saya sudah terlanjur akrab dengan hampir semua blogger yang ikut serta kegiatan ini. Berpisah rasanya berat sekali. Untuk menghibur hati, saya pun menulis sebuah postingan blog berjudul “I Hate Farewells”. Hehehe, judulnya sama sekali nggak menghibur ya?

Aahh, malam semakin larut. Lampu-lampu gedung di balik jendela kamar membuai saya untuk segera tidur. Saatnya beristirahat…

Travel Tips:

– Nggak perlu repot memotret saat sedang berperahu melihat kunang-kunang. Selain pekatnya malam nggak akan membuat kunang-kunang tertangkap kamera, sebaiknya berhati-hati agar kamera tak tercebur ke sungai.

– Pakai lotion anti nyamuk serta celana panjang dan baju berlengan panjang, sebab di rawa-rawa banyak nyamuk atau serangga yang membuat kulit gatal.
– Bila menginap di Vivatel, cobalah mengoleskan lotion yang ada di kamar mandi ke seluruh tubuh. Lembut dan wanginya segar!

*Note:
1. Cerita di hari ke-empat sebelumnya:

“From Yoga to Feeding Silverleaf Monkeys”

“Good Food Brings Good Mood”

2. Cerita – cerita hari ke-tiga:
“Amazed by Thaipusam Celebration at Batu Caves”

“Welcome to Heaven on Earth!”

3. Cerita-cerita di hari kedua:
“Exploring the Heritage of Klang”

“Visiting the Magnificent Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz”

“Big Surprise in Little India”

“A Splash of Fun in Sunway Lagoon”

“Enjoying the Night in KL”

4. Cerita perdana saya di My Selangor Story 2013 bisa dibaca di postingan blog berjudul “Dreams Come True in Selangor”

3 responses »

  1. Pingback: My Selangor Story in Summary | dearmarintan's blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s