Cara Orang Batak Menyambut Tahun Baru

Standard
13574592331329476325

Keluarga besar gue berdoa sambil memegang piring dekke

Bagi sebagian besar orang, merayakan tahun baru identik dengan pesta kembang api, barbekyuan, atau clubbing sampe pagi. Apapun acara yang dipilih untuk menyambut tahun baru, yang jelas hampir selalu ada acara countdown alias hitung mundur menuju kalender baru.

Perayaan taun baru seperti yang gue sebut di atas itu nggak akan bisa lo liat di kebanyakan keluarga Batak, khususnya yang masih memegang prinsip adat dan nilai-nilai kekeluargaan yang erat. Boro-boro countdown sambil nyalain kembang api, setiap 31 Desember malam biasanya gue dan keluarga berkumpul untuk berdoa bersama.

Kira-kira jam 23.00 atau 23.30 WIB kami semua mematikan televisi, alat elektronik lainnya dan berkonsentrasi buat kebaktian singkat dan pengucapan syukur akhir tahun bersama keluarga. Memang, sebelumnya kami juga udah berdoa dan beribadah di gereja untuk menutup tahun 2012, tapi tetap aja kami akan melakukan ibadah singkat di rumah sekali lagi. Makanya nggak heran kalau warta jemaat yang dipakai di ibadah gereja kami bawa pulang untuk dijadikan panduan ibadah ucapan syukur di rumah. Setidaknya saat menyanyikan pujian syukur, nggak perlu repot buka Kidung Jemaat lagi, cukup nyanyiin lirik yang tersalin di warta jemaat aja.

Setelah pujian syukur dan doa, kami secara bergantian membuka alkitab untuk membaca ayat pilihan di dalamnya. Biasanya ayat pilihan ini ditandai supaya terus diingat selama setahun ke depan. Pas malam tahun baru kemarin, gue bertandang ke rumah sepupu dan itu berarti ada dua keluarga inti yang beribadah bersama untuk menyambut tahun baru. Delapan orang secara bergantian membaca ayat alkitab, ditambah lagi nyanyiin pujian syukur dan berdoa. Setengah jam lebih terpakai untuk ibadah singkat ini. Jadi jangan heran, kalau gue nggak pernah tuh yang namanya ngalamin countdown “5, 4, 3, 2, 1, Happy New Year!” kayak orang-orang kebanyakan, hehehehe~

Ibadah Bona Taun

Nyambut taun baru cuma pas malam pergantian taunnya aja? Itu nggak cukup buat orang Batak. Di minggu pertama atau kedua taun baru, biasanya orang Batak akan berkumpul untuk arisan marga atau mengadakan ibadah Bona Taun (*bona artinya awal, bona taun berarti awal tahun). Hah, apa pula itu? Pada intinya ini adalah ibadah taun baru tapi dilakukan bersama dengan kumpulan keluarga yang lebih besar lagi.

Kemarin (Sabtu, 5 Desember 2012), gue dan sejumlah keluarga bermarga Ompusunggu berkumpul di HKBP Sudirman untuk ibadah Bona Taun. Kayak kebaktian biasa di gereja prosesinya, cuma bedanya pendetanya nyampein kotbah secara bilingual dalam Bahasa Batak yang dicampur Bahasa Indonesia. Dan pastinya ada selingan humor yang hanya bisa dimengerti oleh orang Batak aja, hehehe~

Selesai kebaktian, acara dilanjutkan dengan makan siang dan ada hiburan lagu-lagu Batak dari saudara-saudara yang datang. Yang nyanyi lagu Batak beberapa kali dapat saweran dari anggota keluarga yang lain. Sawerannya nggak tanggung-tanggung, sekali nyawer dapet 200ribu. Satu lagu, kalau disawer tiga orang bisa dapet 300ribu-500ribu. Pada saat-saat seperti ini tentu aja gue pengen garuk-garuk tanah karena nggak bisa nyanyi lagu Batak. Heuheuheuheu…

Di acara Bona Taun ini ada juga sesi berdoa bersama. Semua keluarga yang hadir akan berkumpul dan berdoa sambil memegang piring Dekke. Dekke na niarsik atau biasa cuma disebut dekke itu adalah ikan mas yang dimasak dengan cara diarsik, gue nggak ngerti deh ini gimana cara masak ikannya, yang jelas rasanya enak~ Sebelum disantap, biasanya dekke yang ditaruh di sebuah piring besar beralas daun pisang ini didoakan dulu bersama-sama supaya jadi berkat bagi yang memakannya. Orang-orang yang mau makan dekke ini harus memegang piringnya dan berdoa bersama-sama.

Waktu kecil dulu, gue mengira orang-orang berdoa supaya arwah ikannya beristirahat dengan tenang di dalam perut para pemangsanya, hihihihi~

Anyway, selain ada ikan arsik, di meja hidangan ada juga babi. Gue nggak ngerti ini disebutnya apa dalam Bahasa Batak, ya, gue emang Batak gagal, tapi yang jelas gue sangat sering melihat kehadiran babi malang ini di berbagai acara keluarga Batak.

1357459371126025279

Ini dia babi yang malang itu…

Kenapa gue bilang malang? Soalnya bentuknya cukup ancur, meskipun bagian kepala dan buntut masih bagus dan utuh. Kadang-kadang gue bertanya-tanya, apa dosa si babi semasa hidupnya dulu sampe dia berakhir di piring makan dalam keadaan seburuk rupa itu… Babi yang malang~ Kalo dia cuma tokoh kartun, dia pasti hidup dengan riang gembira, bermain bersama Winnie the Pooh dan Eeyore~

Seperti acara adat Batak pada umumnya, ibadah Bona Taun ini berlangsung cukup lama, memakan waktu nyaris setengah hari. Soalnya selain ibadah, seluruh anggota keluarga yang berkumpul akan bernyanyi, berramah-tamah, dan ngobrol ngalor ngidul dengan sanak saudara jauh yang mungkin hanya bisa dijumpai sekali setahun pada kesempatan seperti ini… Cukup melelahkan sih, tapi menyenangkan juga karena gue jadi tau lebih banyak tentang adat Batak dan bersyukur karena ngumpul bareng keluarga besar itu seru juga ternyata~

What about you? Gimana sih serunya acara adat keluarga besar lo? Apakah serempong keluarga Batak juga? hehehe~

7 responses »

    • Ruriii, welcome back to my blog!🙂
      iya, babinya kasian.. saking ga teganya, aku ga mau makan.. entah kenapa, kok sedih aja liatnya.. eh, kamu bakar-bakar apa nih sama keluarga? ga bakar rumah kan? hihihihihihi😀

      • thankyou kakaaak! kakak juga ruri tunggu loh😛
        iyaa, mukanya kaya kesiksa gitu kak kasian T.T pengennya bakar rumah biar ekstrem *loh* tapi ngga dibolehin kak.. akirnya kami cuma bakar ikan:mrgreen:

    • Hai Ika, nemu blogku ini dari mana ya? makasih ya udah baca dan komen di postingan ini😀

      aku juga ga ngerti gimana cara masak babinya.. dan ya emang serem sih penampilannya… rahangnya ampe ancur lebur gitu..

      Anyway, happy new year juga ya buat kamu! Ayo, main-main lagi ke sini😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s