When a Bride’s Father Cries…

Standard

image

Sabtu lalu, gue menghadiri resepsi pernikahan Mba Wina, temen sekantor yang hari itu resmi melepas status singlenya. Hari itu sepertinya bukan hanya hari bahagia milik Mba Wina aja, tapi juga milik dua pasang pengantin lainnya yang juga mengadakan resepsi pernikahan di gedung yang sama, ballroom yang berbeda.

Ketiga acara resepsi pernikahan malam itu berlangsung meriah. Semua orang terlihat gembira. Pernikahan memang selalu membawa keceriaan di wajah keluarga yang punya hajat, maupun tamu-tamu yang hadir. Tapi ada satu pemandangan yang menarik mata gue. Di salah satu resepsi pernikahan yang gue lihat itu, sesosok pria tua berkacamata terlihat sedih. 

Tak berapa lama kemudian, diam-diam dia mengundurkan diri ke sudut ruangan. Dia melepas kacamatanya dan menyeka air mata yang menitik dengan punggung tangannya. Dia adalah ayah dari salah satu pengantin wanita yang malam itu tengah duduk bersanding dengan pendamping hidupnya.

Untuk beberapa saat, gue terdiam. Hanya memandangi pria tua itu dan menerka-nerka apa yang membuatnya menangis. Tak terlihat penyesalan di wajahnya karena harus melepas sang putri ke tangan pria lain.

Dia bahagia. Mungkin dia hanya merasa sedikit sedih. Tak menyangka waktu bisa berlalu begitu cepatnya. Apakah ini bunga cinta yang sepertinya baru kemarin diberinya nama? Mengapa sekarang dia sudah mekar begitu indahnya, memikat hati yang lain di luar atap teduhnya?

Ya, mungkin itu yang membuatnya menangis sambil tersenyum di sudut sana.

Entah tatapan mata gue terlalu tajam atau ekor mata pria tua itu merasa ada yang memperhatikannya, pandangan kami bertemu. Dari kejauhan, kami saling bertukar senyum lalu kembali menekuni apa yang kami tinggalkan sebelum mengasingkan diri di tengah keriaan.

Si pengantin wanita, yang mungkin sebaya dengan gue, tersenyum di singgasana berlapis mawar merahnya. Inilah hari pertamanya melepas nama belakang ayahnya…

It always touches me every time I see a bride’s father cries. Mine could be crying like that one day, if only…..

Posted from my Tabbie (ฅ’ω’ฅ)♪
“Every day is a new adventure” ~ 마린딴 입니다

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s