Destroyed Dreams or Unrequited Love?

Standard

picture taken from strat360.com

Beberapa waktu lalu, dua peristiwa yang sifatnya sangat personal membuat gue berpikir. Sebuah pertanyaan pun muncul di benak gue. Destroyed dreams or unrequited love, which one that hurts you the most? Gue yakin, semua orang pasti punya jawaban yang berbeda-beda satu sama lain. Keyakinan ini muncul karna gue berpikir, masa lalu, masalah, dan kehidupan yang dialami tiap orang beda-beda, ga ada yang sama. Dalam pemikiran gue, bila gue bertanya ke 10 orang, 5 di antaranya pasti bakalan jawab mimpi yang nggak kesampaian (destroyed dreams) lebih menyakitkan, dan 5 lainnya bakal milih cinta yang bertepuk sebelah tangan (unrequited love). Well, karna penasaran dengan hipotesis itu, gue pun memutuskan untuk bertanya ke beberapa orang. Dimulai dari yang terdekat, yaitu temen-temen sekantor gue.

Di kantor ada 7 staf lokal (termasuk gue) dan 8 staf Jepang. Dari 5 staf lokal yang gue tanyai, 2 orang bilang lebih menyakitkan mimpi yang nggak kesampaian. Sementara 2 orang bilang cinta bertepuk sebelah tangan, dan 1 orang lagi bingung mau jawab apa. Gimana dengan staf Jepang? Dari 8 orang, gue cuma akrab dengan 4 di antaranya. Hanya 1 orang yang bilang lebih menyakitkan cinta bertepuk sebelah tangan, selebihnya milih mimpi yang nggak kesampaian. Inilah alasan mereka…

Staf lokal
Pak Zaini: Lebih sakit mimpi nggak kesampean, mba. Seumur saya gini mah, cinta udah lewat. He he he he..
Mba Vale: Kalo aku sih, mimpi nggak kesampean. Kalo cinta kan patah satu tumbuh seribu. Masih bisa dicari lagi kalo nggak kesampean. Kalo mimpi mau dicari di mana?
Lenny Senpai: Cinta bertepuk sebelah tangan, soalnya itu pake perasaan. Pake hati. Kalo mimpi kan apa yang kita pengenin, pake ini (nunjuk kepala).
Mba Wina: Cinta bertepuk sebelah tanganlah. Gila aja kalo udah naro harapan, ngasih perhatian, eh nggak taunya nggak jadi. Sedih bangetlah.
Lenny Senpai: Iya, iya, gue setuju apa kata Wina.
Dyna: Hmm, menurut gue itu ga bisa diputusin saklek ya. Tiap orang kan beda-beda. Dua-duanya kalo nggak kesampean ya sakit. Tar ya, gue pikir-pikir dulu. (sampe sekarang masih belum ngasih jawaban, hehehe…)

 
Staf Jepang
Makiko-san: Mimpi tidak sampai lebih menyakitkan. Kalau cinta bisa dicari lagi nanti. Cinta ada banyak, mimpi cuma satu. (ngomong dalam Bahasa Indonesia)
Moriyama-san: Destroyed dreams, because that’s very painful.
Sakuraba-san: Unrequited love, of course. To me, it will hurt so bad because I want the person I love to love me back. I don’t easily love someone, that’s why.
Ogawa-san: For me, it’s destroyed dreams. If the person I love doesn’t love me back, I can understand it. I can’t force him to love me; it must come from the heart. Meanwhile, dream is something I want to achieve. If I can’t get it on my own, it feels very sad. It’s like I’m hopeless…

Hening sejenak, sebelum Ogawa-san melanjutkan kalimatnya…

“But I think, above all, the most hurtful thing is when your dream is destroyed. And your dream itself is also your love. I think that must give your heart double pain.”

“Intan-san, what about you?” tanya Ogawa-san kemudian.

“To me, destroyed dream is much more hurtful than unrequited love. Being heart-broken is no doubt painful, but time heals my heart. As for dreams, they keep me alive. They’re the reason behind my day-to-day struggle. If somehow they’re destroyed, either because of me or the forces I couldn’t avoid, then what else would I do? I’d lose the reason to color up my life…”

11 responses »

    • Halo, Ihfazhillah🙂 baru pertama kali berkunjung ke blogku ya? makasih ya udah mampir dan komen🙂

      Iya, dua-duanya emang menyakitkan dan masih bisa dimulai lagi dari awal.. tergantung masing-masing orang juga, mana yang dirasa lebih nyakitin.. semoga kamu masih bisa ngewujudin mimpi kamu ya🙂

  1. cinta gak kesampaian pun belum tau rasanya. maksutnya cinta itu pun yang kayak gimana coba. kalau soal nggak bisa dapetin dia jadi pacar sih belum kehitung cinta.. soal nikah? nikah mah nggak butuh cinta doang. makan tuh cinta! hakhakhak..
    mimpi yang nggak kesampaian emang bikin sakit hati banget sih. tapi hell yeah,,nggak bisa diartiin mimpinya hancur sih. pertama, kan bisa cari mimpi lain. kedua, ya itu kan cuma mimpi.
    kalo gue sih yang kayak gini ngapain dipikirin dalam-dalam. sedih, sakit hati, ya udah, nggak suka banding-bandingin.
    “yang sakit itu jangan dirasa dalam-dalam justru cepetan cari cara gimana melewatinya” — Quote by my mom, dikatakan waktu adek gw ngerasa ada semut di dalam es nya..

    oke, gw mulai belagunya *kunyah bakso*

    • hahahaha, lo ngequote emak lo tapi ngasih contoh yang absurd nih, pat😄
      yah, bener juga apa kata lo.. tapi sayangnya ga semua orang punya nyokap kayak nyokap lo yang bisa ngingetin kayak gitu.. anyway, mungkin bagi orang2 yang punya mimpi / cinta yang kuat banget, pasti salah satunya bakalan sangat menyakitkan kalo nggak kesampean dan itu susah dilupain..

  2. kalo aku kok lebih sakit mimpi nggak kesampaian yah kak.. iya bener banget pendapat kakak di atas. mimpi bikin kita hidup. mimpi bikin kita usaha. kalo mimpi udah hancur, ngapain lagi hidup ini? beda lagi sama cinta bertepuk sebelah tangan. kalo itu sih saya langganan dan sampe sekarang finefine aja tuh:mrgreen:

    • @Rurimadani12: Hai, Ruri🙂 makasih ya udah mampir ke blogku dan baca (juga ngelike) beberapa postinganku… ini kunjungan pertama kamu ya ke sini? kalo boleh tau kamu nemu blogku dari mana? Apa dari timeline twitternya @updateblog ya?

      Iya nih, tulisan ini aku bikin karna ada dua kejadian yang bikin aku merenung dalem-dalem.. saking dalemnya merenung, sampe gelisah gitu, aku ga juga nemu jawabannya… jadi deh aku nanya ke orang-orang di sekitarku..

      kamu langganan cinta bertepuk sebelah tangan? hahaha, masa sih? perasaan kamu aja kali :p

      • kakaa, maaf barubales :Dv
        iyaah, samasama kak🙂 yuups, bener banget. ini yang kedua kak😛
        saya nemu blog kakak dari postingan di “esai mengenang raden saleh” yang kakak like. alhasil sampe sini dweeh:mrgreen:

        difikirfikir, nyatanya saya juga gitu kak kalo punya permasalahan yang bikin resah.__.

        yuupps, bener bangeeet kak. sangat langganan sekalii😀 bagai pungguk merindukan bulan gitu kak😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s