Mengagumi Deretan Lukisan Seniman Korea

Standard

Beberapa waktu lalu gue menghadiri pameran lukisan karya para seniman Korea di Korean Cultural Center Indonesia (KCCI). Pameran yang baru selesai digelar tanggal 13 Oktober ini menyuguhkan puluhan lukisan keren yang membuka mata gue akan arti lain dari karya seni lukis..

Di antara banyak lukisan yang dijejer itu, ada beberapa lukisan yang menarik perhatian gue.. Menarik perhatian pastinya ada sebabnya. Ada yang karena menurut gue lukisan-lukisan itu bagus banget, ada juga yang bikin gue mengerutkan kening nggak ngerti kenapa lukisan itu bisa ikut pameran

Anyway, ada dua lukisan yang mau gue tunjukkin di blog ini.. Lukisan yang satu adalah favorit gue, sedangkan lukisan yang satunya lagi sampe sekarang masih meninggalkan pertanyaan di dalam benak gue.. Ini dia dua lukisan itu..

서록도 ~ 안천 김영철 “Deer” by Kim Young Chul

Lukisan bergambar tiga ekor rusa ini berhasil menyita perhatian gue selama kira-kira setengah jam.. Ini termasuk luar biasa untuk ukuran lukisan yang dipajang di depan pintu masuk dan biasanya hanya diperhatiin pengunjung sekitar 2-3 menit (bahkan kurang). Lukisan rusa ini entah kenapa kelihatan rapuh sekaligus kuat, di saat yang sama menunjukkan hewan rusa itu misterius. Goresan catnya juga bagus. Apalagi ada puisi pendek di bagian captionnya yang menurut gue keren banget.. Gue nggak hapal sih puisinya apa, tapi intinya seolah rusa-rusa yang membelakangi bulan di lukisan itu digambarkan sebagai keturunan bangsawan yang lagi merenungi nasibnya (yang sekarang jadi rusa?).

어매 생각 ~ 유강 유구종 “Thinking of My Mother” by You Soo Jong

Nah, kalo lukisan yang satu ini berhasil bikin gue mengerutkan kening kira-kira selama 15 menit.. Pertama, gue mencoba untuk mencari korelasi antara gambar mirip kendi besar ini dengan judulnya yang menurut gue nggak ada nyambung-nyambungnya.. Tapi kemudian gue ingat, judul lukisan kan nggak harus sama dengan gambarnya.. Terus gue nyoba perhatiin lebih serius kenapa lukisan ini dikasih judul “Thinking of My Mother”?

Dan akhirnya gue sampai pada satu kesimpulan yang sotoy hehehe.. Si pelukis kayaknya bingung dengan pola pikir ibunya yang susah dimengerti.. Ya kayak gue aja, yang kadang nggak abis pikir dengan pemikiran nyokap gue (hehehe, anak macam apa ini?)

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s