T-Shirt Can’t Try?

Standard

Bahasa Inggris memang sudah jadi bagian dalam kehidupan sehari-hari, jadi nggak heran kalau kita sering menjumpai beragam kalimat dalam bahasa itu di berbagai tempat. Sayangnya penggunaan bahasa Inggris terkadang nggak dibarengi dengan pengetahuan tentang grammar yang akhirnya bikin arti kalimat jadi berbeda jauh dari maksud si penulis.

Contohnya kayak foto di atas itu. Lokasinya di sebuah Factory Outlet di kawasan Cilandak yang cukup terkenal dan kabarnya dimiliki oleh seorang artis. Lihat deh papan tulisannya, “T-shirt tidak dapat dicoba” diterjemahkan dengan terjun bebas ke dalam bahasa Inggris menjadi “T-shirt can’t try”.

Tulisan ini mencolok mata karena dipajang di depan fitting room. Awalnya gue mikir, “Duh, kenapa juga harus diterjemahin kalau ujung-ujungnya malah jadi nggak jelas artinya?”. Tapi ternyata ada banyak bule berseliweran dan berbelanja di situ.

Gue pun berpikir, “Mungkinkah karena FO ini banyak didatengin orang asing, makanya ada terjemahan bahasa Inggrisnya?” dan pertanyaan yang lebih krusial lagi adalah, “Bule-bule ini ngerti nggak ya maksudnya? Atau jangan-jangan malah ketawa ngikik dalem hati?”

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan gue pun menjadi jelas saat melihat seorang cowok (entah Jepang, entah Korea) masuk ke dalam fitting room sambil membawa dua helai t-shirt untuk dicoba. Hehehehehe😀

3 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s